Centroone.com - Ratusan anggota massa yang menamakan diri Konfederasi Serikat Nasional (KSN) menggelar aksi di depan kantor BP Migas, Jalan Panglima Sudirman, Surabaya, Selasa (01/05/2012). Mereka menuntutnasionalisasi industri minyak dan gas dibawah kontrol rakyat, penghapusan sistem outsourcing, dan penolakan kenaikan harga BBM. SEmentara sejumlah buruh mengikuti peringatan Hari Buruh se-dunia di halaman Balai Kota Surabaya. Disini mereka disuguhi alunan musik dangdut, makan gratis, dan pembagian doorprise bagi yang beruntung.
TEMPO.CO, Surabaya - Sekitar 1.000 buruh gabungan dari Serikat Pekerja Logam Elektrik Metal serta Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman menerobos masuk ke Balai Kota Surabaya, Jawa Timur, Rabu, 1 Mei 2013. Mereka bukan ingin menyampaikan aspirasi, tapi menyerbu puluhan gerobak makananyang memang telah disiapkan di Taman Surya atau halaman Balai Kota Surabaya.
"Ambil makanannya walaupun hanya sisa. Buruh lapar!" teriak seorang pengunjuk rasa.
Tapi tak semua demonstran rupanya bersedia masuk ke Taman Surya untuk menyantap makanan. Sebagian tetap bertahan berdemonstrasi di luar pagar di bawah terik matahari. "Saya tak mau disuap dengan makanan," ujar Hadiyanto, seorang demonstran.
Selain puluhan gerobak makanan, di Taman Surya juga ada panggung hiburan bagi buruh. Hiburan itu menampilkan para penyanyi Orkes Melayu Avita. Panggung hiburan juga diisi pembagian hadiah dengan pembawa acara pelawak Jadi Galajapo. Hadiah yang dibagi-bagikan antara lain telepon genggam dan mesin cuci.
Tadi pagi, Wali Kota Tri Rismaharini memimpin apel buruh di sekitar panggung itu. Apel diikuti 28 elemen serikat pekerja.
Menyadari massa tercerai-berai karena tergoda makanan dan minuman, koordinator unjuk rasa di luar pagar berteriak agar rekan-rekannya yang telanjur masuk Balai Kota kembali lagi. Ajakan itu tak sepenuhnya digubris buruh yang sudah mengambil makanan. "Kita satu perjuangan, jangan mementingkan perut sendiri," kata koordinator lapangan lagi.
Ketua Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, Makanan, dan Minuman, Nur Azizah, mengatakan, ia dan teman-temannya mengusung isu upah minimum sektoral kota dan penghapusan sistem buruh kontrak. "Kami terus memperjuangkan dua isu utama itu demi kesejahteraan buruh."
Thursday, 2 May 2013
-
David Pakpahan Blog ® Sebelum baca artikel ini admin ingin menjadi teman kamu dibeberapa jejaring social berikut : Line & We Ch...
-
David Pakpahan Blog ® Sebelum baca artikel ini admin ingin menjadi teman kamu dibeberapa jejaring social berikut : Line & We Chat : ...
-
Banyak sekali pertandingan sepak bola yang hanya menghasilkan sedikit gol , bahkan ada juga laga di mana tak satu kali pun bola bersarang di...
-
Jakarta, 21 Febuari 2016 Setelah hari yang panjang dan melelahkan, berbaring di tempat tidur menjadi ...
-
Pertunangan adalah sebuah hal yang begitu dinantikan oleh pasangan kekasih. Karena melalui pertunangan, itu berarti mereka sudah mulai se...
-
Ada sebuah istilah unik, 'Kamu tak bisa memilih tempat di mana kamu dilahirkan, tapi kamu bisa memilih tempat di mana kamu mati,' ...
-
Printer 3D Wujudkan Imajinasi manusia. Kebutuhan mencetak tak lagi sekadar di atas kertas. Kemajuan teknologi dapat mewujudkan apa yang ada...
-
Daftar Nama dan Nilai Nem SMK Negeri di Jakarta Tahun 2014 David Pakpahan Blog ® Sebelum baca artikel ini admin ingin menjadi teman k...
-
Orang Indonesia pertama yang tercatat sebagai pemilik mobil adalah Pakubuwono ke-10 alias PB X yang berasal dari Solo, pada tahun 1894. Mob...
-
Percaya enggak percaya, penggunaan yang sembarangan dapat membuat ponsel kamu cepat rusak shob.. Nihh yaa daripada kamu membuang-buang uang...

0 comments:
Post a Comment